astudioarchitect.com Anak-anak, membutuhkan ruang tersendiri untuk kreativitas dan daya imajinasi mereka. Tumbuh kembang anak sangat dipengaruhi oleh lingkungan, terutama tempat dimana mereka tinggal. Selain bimbingan yang kita berikan sebagai orang tua, suasana ruang tempat mereka hidup dapat mempengaruhi kesehatan mental anak.

Untuk kamar anak perempuan, kita bisa menggunakan tema Barbie room yang serba pink atau tema corak binatang, warna-warna yang lebih pastel. Motif yang digunakan untuk kamar anak perempuan biasanya yang lebih feminim, seperti motif bunga, atau tokoh dongeng.
Benda-benda dan furniture dalam kamar anak
Biasanya, masalah utama kamar anak adalah mainan yang sering berserakan bila tidak ada rak atau lemari penyimpan yang baik. Kita bisa menata berbagai benda atau buku di sebuah lemari penyimpan atau rak terbuka yang dapat menampung banyak benda dengan mudah. Peralatan komputer dapat ditempatkan di dalam kamar anak untuk kegiatan belajarnya. Alat musik juga dapat ditempatkan di dalamnya sebagai sarana rekreasi dan mengembangkan bakat si anak. Umumnya mereka menyukai benda indah, lucu, dan menarik warnanya.
Contoh ruang anak yang didesain astudio. Lay out denah yang baik dapat membantu anak mendapatkan ruang lebih untuk bermain dan belajar.
Disini, kita melihat ruang tidur yang praktis untuk menyimpan barang-barang anak agar tidak berserakan. Sebuah tempat tidur kecil dengan lemari dibawahnya dapat berfungsi sebagai penyimpan pakaian. Rak yang besar dapat menyimpan mainan yang cukup banyak.
Jangan menaruh benda-benda berbahaya di tempat anak seperti mainan yang membahayakan, atau mengandung bahan yang berbahaya. Berikan jendela dan bukaan hawa sirkulasi udara dalam ruangan menjadi lebih baik. Beri tempat belajar dan bermain di dalam kamar tidurnya serta peralatan yang mendukung hobinya.
Lampu yang cukup terang, lemari buku dan meja belajar biasanya ada dalam setiap kamar anak. Pencahayaan alami juga sebaiknya dipikirkan dengan baik. Pemberian tirai pada jendela dapat mengatur pencahayaan yang masuk ke dalam ruangan agar tidak menyilaukan.
Furnitur berupa rak atau lemari, baik terbuka atau tertutup sebaiknya dapat menampung semua barang agar tidak berserakan. Setiap kali habis bermain, alangkah baiknya jika anak bisa diminta mengembalikannya dalam rak-rak tersebut. Ini dapat memberi latihan disiplin dan kerapian dalam mengatur barang-barangnya sendiri.
________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2008 astudio Indonesia. All rights reserved.




















